Logo loader

Serang Walk for Peace Warnai Waisak 2570 BE, Wali Kota Serang Tegaskan Pentingnya Kerukunan Umat Beragama

SERANGKOTA.GO.ID – Semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama kembali digaungkan melalui kegiatan Serang Walk for Peace (Pindapata) dalam rangka Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE/2026 yang digelar di Kota Serang, Minggu (5/7/2026).

Ratusan peserta mengikuti kegiatan dengan berjalan kaki sejauh kurang lebih 1,5 kilometer dari Vihara Sukhavati menuju Vihara Metta. Kegiatan yang dimulai dari Vihara Sukhavati di Jalan Mangga Dua, Gang Mangga Dua Dalam, Kelurahan Kotabaru, tersebut turut dihadiri Wali Kota Serang, Budi Rustandi.

Kehadiran Wali Kota Serang menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terhadap upaya menjaga dan memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kota Serang.

"Saya hadir dalam rangka untuk menjaga kerukunan di Kota Serang. Tidak ada kemajuan sebuah kota tanpa ada kerukunan beragama," ujar Budi Rustandi.

Menurutnya, Serang Walk for Peace bukan hanya menjadi bagian dari perayaan Waisak, tetapi juga momentum untuk memperkokoh nilai-nilai toleransi yang telah tumbuh di tengah masyarakat Kota Serang.

Budi berharap kegiatan tersebut dapat terus diselenggarakan setiap tahun dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat sehingga semangat persatuan dan keharmonisan terus terjaga.

"Semoga ini bisa berlanjut terus di tiap tahunnya dalam rangka untuk menjaga kerukunan beragama dan menjadikan Kota Serang menjadi kota yang toleransi," katanya.

Ia menambahkan, kondisi daerah yang aman, damai, dan harmonis akan memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah.

Menurutnya, kerukunan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.

"Ini dapat mengundang para investor masuk ke Kota Serang, dalam rangka untuk menyejahterakan dan menaikkan PAD di Kota Serang," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Serang, KH Matin Syarkowi, mengatakan bahwa Pindapata merupakan salah satu rangkaian peringatan Waisak yang mengandung makna mendalam tentang keharmonisan dan kehidupan yang sederhana.

"Ini sebetulnya bukan hanya ritual keagamaan, tapi ada sebuah inti dari situ, yaitu penebar keharmonisan. Mengajarkan kehidupan yang sederhana," ungkapnya.

Menurut KH Matin, Serang Walk for Peace membawa pesan kuat mengenai toleransi, moderasi beragama, kejujuran, keadilan, serta nilai-nilai kemanusiaan yang perlu terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.

"Yang jelas toleransi dan moderasi tanpa basa-basi. Temanya itu ada kejujuran, keadilan, dan kemanusiaan," ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa peserta kegiatan berasal dari berbagai sekte umat Buddha yang bersatu dalam semangat kebersamaan.

"Pesertanya khusus dari Buddha dengan berbagai sekte. Jadi sekte-sekte pun bersatu, apalagi kita sebagai bangsa Indonesia," pungkasnya.

Melalui kegiatan Serang Walk for Peace, Pemerintah Kota Serang bersama seluruh elemen masyarakat berharap nilai-nilai toleransi, persatuan, dan keharmonisan terus terpelihara sebagai fondasi dalam mewujudkan Kota Serang yang damai, inklusif, dan semakin maju.

Copyright © Serang Smart Service 2025 - 2030. All rights reserved.