Vidcon Kemendagri, Ini yang Dibahas Walikota Serang

Vidcon Kemendagri, Ini yang Dibahas Walikota Serang

Vidcon Kemendagri, Ini yang Dibahas Walikota Serang

Walikota Serang Syafrudin bersama beberapa Kepala OPD mengikuti video conference (vidcon) penanganan virus corona atau Covid dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Kantor Diskominfo Kota Serang (19/6).

Walikota Serang Syafrudin yang juga merupakan ketua tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Kota Serang menyampaikan bahwa, rapat ini berkaitan dengan penanganan Covid-19 yang ada di Kabupaten/Kota masing-masing. Untuk saat ini Kota Serang masih zona orange, disampaikan juga bahwa penanganan Covid-19 Kota Serang sudah bagus mulai dari pembentukan tim gugus tugas, penyemprotan disinfektan disetiap Kelurahan, rapid test massal, hingga ek point.

Untuk kendala Syafrudin menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Serang belum memiliki alat unutk mempercepat hasil tes swab, “Kalau punya alat dan bisa lebih cepat, mungkin penyebaran virus corona bisa kita tekan,” ucapnya.

Untuk pengadaan alat swab yang lebih cepat, kata Syafrudin, harga alatnya mahal sehingga Kota Serang masih mengandalkan alat dari Provinsi Banten. “Harga alatnya, rata-rata untuk satu unit di atas satu miliar rupiah. Bila Polymerase Chain Reaction (PCR), hanya berkisar satu miliar rupiah dan mungkin kami masih sangup beli satu atau dua buah,” jelasnya.

Sedangkan untuk kendala lainnya, kata Syafrudin, adanya penolakan dari masyarakat. Akan tetapi, pihaknya sudah melakukan pendekatan persuasif karena mereka tidak mengerti tentang rapid test tersebut. "Dikira disuntik vaksin, termasuk pak kiai juga kemarin dikira disuntik vaksin. Padahal kita hanya diambil darahnya saja. Kendala pemahaman saja, kemarin ketua MUI juga sudah mendukung, dari masyarakat juga sudah," jelasnya.