Sinergi Kota–Kabupaten Serang Diperkuat, Dorong UMKM, Industri, dan Optimalisasi Labkesda
SERANGKOTA.GO.ID, – Upaya memperkuat kerja sama lintas wilayah kembali ditegaskan melalui pertemuan antara Wali Kota Serang Budi Rustandi dan Wakil Bupati Serang Najib Hamas, Jumat (30/1/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Wali Kota Serang ini membahas berbagai strategi kolaboratif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Pertemuan tersebut menjadi langkah konkret mempererat sinergi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, khususnya dalam optimalisasi potensi daerah yang berdampak langsung terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Wali Kota Serang Budi Rustandi menyampaikan apresiasi atas kunjungan Najib Hamas, yang ia nilai sebagai sosok senior dengan pengalaman panjang di pemerintahan.
Menurutnya, masukan dari Pemkab Serang memiliki nilai strategis mengingat keterkaitan historis antara Kota dan Kabupaten Serang.
“Banyak arahan dan pandangan yang kami terima, terutama terkait kesiapan Kota Serang dalam mengelola potensi ekonomi ke depan agar mampu meningkatkan PAD secara berkelanjutan,” ujar Budi.
Dalam diskusi tersebut, salah satu fokus utama adalah pengembangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta kesiapan sektor kepelabuhanan.
Budi menilai, langkah antisipatif diperlukan agar Kota Serang tidak tertinggal dari daerah lain yang telah lebih dahulu memanfaatkan sektor industri dan jasa sebagai sumber pendapatan daerah.
Selain itu, potensi UMKM juga menjadi perhatian penting. Pemerintah Kota Serang diharapkan mampu memanfaatkan posisinya sebagai pusat perdagangan dan jasa untuk mendukung aktivitas ekonomi regional.
Sementara itu, Wakil Bupati Serang Najib Hamas mengapresiasi berbagai perubahan dan inovasi yang dilakukan Pemerintah Kota Serang di bawah kepemimpinan Budi Rustandi.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antar pemerintah daerah merupakan kebijakan yang terus didorong oleh Kementerian Dalam Negeri guna meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
Najib menyoroti keberadaan sekitar 400 perusahaan industri di wilayah Kabupaten Serang yang dinilai memiliki keterkaitan ekonomi kuat dengan Kota Serang. Menurutnya, Kota Serang memiliki peluang besar untuk menjadi pusat layanan pendukung bagi industri-industri tersebut.
“Kota Serang bisa berperan sebagai ikon pusat jasa dan perdagangan. Banyak kebutuhan industri yang sebenarnya dapat dipenuhi di Kota Serang, sesuai dengan rencana tata ruang yang ada,” jelas Najib.
Salah satu peluang yang dibahas secara spesifik adalah optimalisasi Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Lingkungan. Najib mendorong agar kebutuhan pengujian laboratorium perusahaan-perusahaan industri di Kabupaten Serang dapat dilayani di Kota Serang, sehingga potensi ekonomi tidak mengalir ke daerah lain.
“Selama ini banyak perusahaan melakukan uji laboratorium ke Tangerang atau Jakarta. Ini peluang besar jika bisa kita arahkan ke Kota Serang,” tambahnya.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pembangunan regional yang saling menguntungkan, sekaligus meningkatkan daya saing Kota dan Kabupaten Serang di tingkat provinsi maupun nasional.
