Pemandi Jenazah, Guru Ngaji dan Marbot Diberikan Uang Insentif

Pemandi Jenazah, Guru Ngaji dan Marbot Diberikan Uang Insentif

Pemandi Jenazah, Guru Ngaji dan Marbot Diberikan Uang Insentif

Selasa (3/12) bertempat di halaman kantor Kecamatan Serang, Walikota Serang Syafrudin berikan honor pemandi jenazah, guru ngaji dan marbot se-Kecamatan Serang.

Seperti yang disampaikan oleh Perwakilan Guru Ngaji Kecamatan Serang, Nasrullah. Ia menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Walikota Serang atas kepeduliannya kepada para guru ngaji, marbot dan pemandi jenzah. " Kami ucapkan beribu terimakasih kepada bapak walikota serang yang sudah peduli kepada kami para ustad kiyai para guru ngaji. Kami tidak pernah meminta apapun namun pak walikota peduli terhadap kami semoga pak walikota selalu mendapat keberkahan dari Allah SWT " ucapnya diikuti riuh tepuk tangan dari masyarakat.

Camat Serang, Yassin mengatakan bahwa kepedulian Walikota Serang kepada guru ngaji, marbot dan pemandi jenazah sudah terlihat setelah dilantik. " Pak Walikota ini terhitung dilantik sudah sangat peduli terhadap guru ngaji, marbot dan pemandi jenzah. Insya Allah di tahun 2020 honor akan diberikan setiap bulan. Sengaja kami undang perwakilannya saja jika diundang semua disini lokasi tidak dapat menampung mengingat jumlah pemandi jenazah ada 436, marbot ada 189 dan guru ngaji sekitar 1019 " ungkap pria yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris Pol-PP Kota Serang ini.

Menanggapi hal tersebut, Syafrudin mengatakan bahwa Pemerintah Kota Serang akan selalu hadir di tengah masyarakat sembari mengingat akan janji-janji politiknya semasa kampanye. " Dulu dalam kampanye ada janji politik tentunya janji ini harus direalisasikan, salah satunya pemberian honor guru ngaji, marbot dan pemandi jenazah alhamdulillah sedikit sedikit kami realisasikan dan mulai saat ini sampai ke depan honor akan diberikan setiap bulan " ujar pria yang pernah menjadi camat serang ini.

" lalu alhamdulilah dalam kurun waktu satu tahun setelah kami dilantik, peningkatan infrastruktur terus dibangun seperi jembatan dan jalan komplek sekalipun belum menyeluruh tapi hasilnya sedikit sedikit nampak ada " ucapnya.

Tak sampai disitu, pria yang sempat menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup inipun mengingatkan kepada lurah dan camat akan penting nya kebersihan dan pelayanan terhadap masyarakat hingga pelayanan di puskesmas. " Pak camat pak lurah harus jadi contoh untuk masyarakat, jangan cuma ngomong aja minta masyarakat bersih-bersih sementara kantor camat lurahnya kotor, pak camat pak lurah harus jadi contoh. Dan juga pelayanan kecamatan dan kelurahan harus bagus, utamakan pelayanan kepada masyarakat, tugas utama lurah camat ya melayani masyarakat " tegasnya.

" Kemudian saya ingatkan ini kepada puskesmas beri pelayanan yang baik, jangan mentang2 masyarakat pakai bpjs pelayanan nya engga baik, ini pak camat harus dikontrol ini pelayanan di puskesmas jangan sampai di lama-lamain " ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Syafrudin turut serta memberikan dan menempel stiker Tombol Kegawatdaruratan Serang Siaga 112 ke warung-warung di lingkungan kecamatan serang dengan sesekali bertanya dan menjelaskan tentang layanan tersebut.

Layanan Kegawatdaruratan Seranh Siaga 112, yang merupakan program Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Serang dalam melayani masyarakat terkait kegawat daruratan. Misalnya ada pohon tumbang, ada tindakan pencurian, kekerasan dalam rumah tangga bahkan stunting dapat dilaporkan ke nomor tuggal 112 bebas pulsa alias gratis