Kantor Bahasa Banten Inventarisir Kosakata Bahasa Daerah ke Dalam KBBI

Kantor Bahasa Banten Inventarisir Kosakata Bahasa Daerah ke Dalam KBBI

Kantor Bahasa Banten Inventarisir Kosakata Bahasa Daerah ke Dalam KBBI

Kantor Bahasa Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Hasil Pemetaan Bahasa Inventarisasi Kosakata Bidang Arsitektur yang dibuka langsung oleh Walikota Serang H.Syafrudin dan dihadiri oleh Kepala Kantor Bahasa Banten Halimi Hadibrata. Dalam kegiatan lokakarya tersebut yang dihadiri 45 peserta perwakilan Kota/Kabupaten di Provinsi Banten yang berlangsung selama satu hari pada Selasa, (24/8) di Hotel Puri Kayana.

Kantor Bahasa Provinsi Banten melibatkan para tokoh bahasa atau pakar bahasa di Banten diantaranya Akhmad Dinayat dari Yayasan Benteng Nusantara-Tangerang, Dadan Sujana Kasi Pendidikan Guru dan Tenaga Kependidikan Dindikbud Kota Serang, Oey Tjin dari PSMTI Payuguban Sosial Marga Tionghoa Indonesia, dan Entik Atqoh sebagai Sekretaris Kecamatan Citangkil Kabupaten. Kepala Kantor Bahasa Banten.

Halimi dalam sambutannya mengatakan ada empat kosakata Bahasa daerah yang dilakokaryakan yaitu Bahasa Jawa Serang, Bahasa Sunda Lebak, Bahasa Cina Benteng, dan Bahasa Betawi Banten. Hal ini bertujuan sebagai bentuk sumbangan kosa kata dari bahasa daerah ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). "Kegiatan ini adalah tatanan penyusunan kosakata dari bahasa daerah ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, namun tidak semua kosakata yang kami kirimkan otomatis dapat dimasukan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, ada beberapa syarat kosakata bahasa daerah yang harus dipenuhi untuk dimasukan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia," kata Kepala Kantor Bahasa Banten.

Walikota Serang menyampaikan kegiatan ini merupakan rangkuman dari Bahasa yang ada di Provinsi Banten yang akan dijadikan Kamus dan dibagikan sebagai muatan local di sekolah-sekolah yang ada di Provinsi Banten termasuk Kota Serang. “Mudah-mudahan kegiatan ini ada hikmahnya yaitu untuk menngkatkan Bahasa-bahasa yang ada di Provinsi Banten.” Ungkapnya