Geser Si Jaka, Gerakan Seribu Rupiah Siapkan Jamban Keluarga

Geser Si Jaka, Gerakan Seribu Rupiah Siapkan Jamban Keluarga

Geser Si Jaka, Gerakan Seribu Rupiah Siapkan Jamban Keluarga

Walikota Serang H. Syafrudin menghadiri Launching Geser Si Jaka (Gerakan Seribu Rupiah Siapkan Jamban Keluarga) Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kelurahan Tembong Kecamatan Cipocok yang bertempat di Sekretariat IKAMABAN Lingkungan Cilincing. (4/3)

Dalam acara tersebut, turut dihadiri Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi beserta jajarannya, Camat Kecamatan Cipocok Jaya Mamat Rahmat, Lurah Kelurahan Tembong Edi Junaedi dan para tamu undangan lainnya.

Dalam Pembukaan acara, Ade Jahran sebagai Ketua STBM menyampaikan bahwa Launching Geser Si Jaya ini merupakan gerakan dari Kelurahan Tembong Kecamatan Cipocok Jaya yang bertujuan untuk membangun jamban. “ Launching Geser Si Jaka di tembong ini adalah bagaimana ibu kader yang ada di setiap kelurahan tembong dan di posyandu, aktif berkeliling rumah warga dengan bertujuan meminta sumbangan seribu rupiah untuk membangun jamban “ucapnya

Ia juga menambahkan bahwa sekitar ada 166 rumah warga yang belum memiliki jamban serta berharap gerakan ini selesai dalam kurun waktu 1 tahun. “ Sekitar ada 166 rumah yang belum memiliki jamban sehingga ini menjadi perhatian kita. Semoga selama 1 tahun ini selesai “ harapnya.

Selanjutnya, Walikota Serang H. Syafrudin dengan kesempatan tersebut menyampaikan dan mengapresiasi dengan adanya gerakan Geser Si Jaka dan berharap dapat memicu masyarakat Kota Serang untuk membuat jamban.

“Kuncinya adalah kesadaran masyarakat dengan pentingnya membuat jamban, saya mengapresiasi dengan adanya kegiatan ini di kelurahan tembong dan diharapkan agar dapat memicu masyarakat kota serang untuk membuat jamban “ singkatnya.

Sementara itu Lurah Tembong, Edi Junaedi mengatakan, permasalahan BABS di wilayahnya tahun ini ditargetkan selesai. Pihaknya pun bersama TP PKK Kelurahan Tembong, kader Posyandu dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) bekerja sama untuk mewujudkan Kota Serang bebas BABS, yang dimulai dari Kelurahan Tembong.

"Target saya tahun ini Kelurahan Tembong selesai persoalan dolbonnya (BABS). Dari 166 KK, baru 15 jamban yang terealisasi dan Insya Allah bisa dibangun kembali. Sehingga target saya pada Oktober atau November sudah selesai, artinya sudah tidak ada lagi masyarakat Tembong yang dolbon," katanya