Wali Kota Serang Jenguk Korban Kebakaran di RS Sari Asih, Pastikan Penanganan dan Bantuan Berjalan
SERANGKOTA.GO.ID – Wali Kota Serang Budi Rustandi menjenguk korban kebakaran di Perumahan Mutiara Indah 2 yang saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Sari Asih.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan para korban memperoleh penanganan medis yang optimal sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga terdampak.
Korban kebakaran merupakan satu keluarga yang terdiri atas seorang ibu dan dua anak. Ketiganya mengalami luka-luka akibat peristiwa kebakaran yang terjadi pada dini hari.
"Alhamdulillah, ketiga korban, satu ibu dan dua anak, sudah ditangani dengan baik oleh Rumah Sakit Sari Asih dan saat ini sedang dalam masa perawatan," ujar Budi Rustandi, Kamis 24 Juni 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang juga menyerahkan bantuan awal sebesar Rp5 juta kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian terhadap musibah yang dialami.
Selain bantuan tunai, Pemkot Serang akan menindaklanjuti kebutuhan pemulihan pascakebakaran, termasuk menyiapkan langkah penanganan agar rumah korban yang mengalami kerusakan dapat kembali layak ditempati.
"Bantuan awal senilai Rp5 juta telah kami serahkan kepada keluarga korban. Karena rumah korban hangus terbakar, pemerintah akan meninjau penanganan bantuan lebih lanjut agar rumah tersebut bisa layak dipakai kembali," kata Budi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu korsleting pada sepeda motor yang berada di dalam rumah. Percikan api kemudian memicu kebakaran yang menghanguskan sebagian besar bangunan.
Atas kejadian tersebut, Budi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang berasal dari kendaraan bermotor maupun instalasi listrik di lingkungan rumah.
"Mengingat sumber kebakaran berasal dari korsleting kabel motor yang memicu ledakan bensin, warga Kota Serang diimbau untuk lebih berhati-hati dan mewaspadai bahaya memarkir sepeda motor di dalam rumah," ujarnya.
Budi juga mendoakan agar para korban segera pulih sehingga dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
"Semoga para korban diberikan kesembuhan dari segala penyakit dan luka akibat musibah ini sehingga dapat beraktivitas kembali," katanya.
Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Serang Triningsih menjelaskan salah satu anak korban mengalami luka bakar cukup serius hingga harus menjalani operasi.
"Anak pertama sudah menjalani operasi karena hampir 60 persen bagian wajahnya mengalami luka bakar," ujar Triningsih.
Ia menambahkan, anak kedua mengalami trauma dan sesak napas setelah terjebak kepulan asap saat berusaha menyelamatkan diri ketika kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Sementara sang ibu mengalami luka bakar pada bagian tangan.
Pemerintah Kota Serang terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan perangkat daerah terkait untuk memastikan penanganan korban serta proses pemulihan pascakebakaran dapat berjalan dengan baik.
