Logo loader Letter loader

Aksi PROTEKSI Perlu Didukung Oleh Setiap Stakeholder

ASDA II Kota Serang Yudi Suryadi menghadiri acara Peluncuran Renaksi Program Terpadu Penanggulangan TBC (PROTEKSI) melalui Zoom Meeting yang bertempat di kantor Diskominfo Kota Serang, Rabu (31/8). Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam penanggulangan TBC di Indonesia dengan bersama-sama membangun kemitraan dengan berbagai unsur stakeholder terkait. 

Aksi Proteksi Wadah Kemitraan Penanggulangan TBC yang diselenggarakan ini merupakan kegiatan untuk menyampaikan informasi seputar hasil aksi nyata yang sudah dilakukan oleh para mitra anggota wadah kemitraan penanggulangan TBC dalam mendukung upaya penanggulangan TBC di Indonesia. 

Selain itu juga acara tersebut, bertujuan untuk memperkuat kembali komitmen dari kementerian dan lembaga pemerintah daerah serta didukung oleh para mitra untuk mempercepat eliminasi TBC. Hal ini perlu ditanamkan agar Indonesia mampu mengurangi angka dari pengidap TBC.

Disampaikan oleh Menko PMK Muhadjir Effendy bahwa TBC merupakan masalah kesehatan global dan Indonesia menempati urutan ketiga penyumbang kasus TBC terbanyak di Dunia. Tentu saja hal ini bukan sebuah prestasi bagi Indonesia.

"Tentu saja hal ini bukan sebuah prestasi, suatu hal yang agak memalukan akan tetapi mudah-mudahan semuanya bisa menjadi cambuk, memotivasi kita untuk sama-sama lebih memperkuat komitmen didalam menanggulangi TBC" Ucapnya.

Didalam Perpres No 67 Tahun 2021 Tentang penanggulangan TBC telah mengamanatkan peningkatan kolaborasi dan kombinasi serta peningkatan peran serta komunitas, pemangku kepentingan, dan multi sektor lainnya dalam penanggulangan TBC. 

Menanggapi hal tersebut, ASDA II Kota Serang Yudi Suryadi mengatakan bahwa adanya Aksi PROTEKSI ini perlu didukung dalam rangka mengurangi angka TBC yang ada di Indonesia khususnya Kota Serang itu sendiri. 

"Kemitraan sebetulnya yang melibatkan stakeholder terkait dalam rangka membantu pemerintah berkaitan bagaimana mengentaskan TBC, yah mungkin ini harus didukung oleh semua stakeholder khususnya Dinkes" Ucapnya. 

Untuk kedepannya disampaikan juga oleh Yudi Suryadi bahwa untuk mendukung program Aksi PROTEKSI ini, yang akan dilakukan Pemerintah Kota Serang yaitu melihat data yang ada kemudian mendorong Dinkes membuat program untuk penanggulangan TBC di Kota Serang. 

"Yang pertama kita harus lihat dulu data yang ada di Kota Serang, kalau sudah ada datanya kita petakan, baru kita dorong Dinkes buat program termasuk juga program kemitraan dengan stakeholder terkait" Ucapnya.

Kota Serang terdiri dari 6 kecamatan dan 67 kelurahan.