97 Kader Mengikuti Bintek Manajemen Bina Keluarga Balita Holistik Integratif

97 Kader Mengikuti Bintek Manajemen Bina Keluarga Balita Holistik Integratif

97 Kader Mengikuti Bintek Manajemen Bina Keluarga Balita Holistik Integratif

     Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana sebagai leading sector, bersama dengan BKKBN, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberikan wawasan, keterampilan kepada kader Bina Keluarga Balita se-Kota Serang  Dengan adanya kegiatan Bintek Manajemen Bina Keluarga Balita Holistik Integratif (BKB-HI) untuk  meningkatkan kesertaan ber-KB dalam mendukung program KB Nasional tingkat Kota Serang Tahun 2017. Acara ini dibuka secara langsung oleh Staff Ahli Walikota dalam bidang Ekonomi dan Pembangunan H.Akhmad Sarjito,SH yang mewakili Walikota Serang. Selasa, 23 Mei 2017 di Gedung PKPRI Serang. “Melalui BKB yang terintegrasi dengan PAUD, Posyandu Holistik Integratif diharapkan kader perempuan dan Keluarga Berencana dapat  merawat, mengasuh, guna menciptakan anak yang cerdas dan berkualitas” ungkapnya.

     Kasubdit Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga RD.Yani Suryani mengungkapkan program ini untuk meningkatkan kualitas, peran perempuan dalam keluarga dalam merawat balita agar dapat tumbuh secara optimal dan berkualitas.

     Untuk mengoptimalisasi peran perempuan dalam keluarga maka dihadirkan tiga narasumber, Narasumber yang pertama Drs.Napis,M Kepala Bidang KS PK yang menyampaikan materi kebijakan dan strategi program BKB-HI. Narasumber kedua oleh Emi Zahara,Mpd materi Peran Pendidikan Anak Usia Dini. “Pendidik mempunyai peran dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini” ungkap wanita yang menjabat sebagai Kasi Kesiswaan dan pembangunan Karakter PAUDNI. Guru professional harus memiliki kompetensi dan kualifikasi. Kompetensi Pedagogik, kepribadian, sosial,dan professional. Kualifikasi akademik diantaranya berpendidikan minimal D4-S 1, bersertifkasi pendidikan profesi guru PAUD, ujarnya. Narasumber terakhir Mulyawati,SKM,MKM, Kasi Kesejahteraan keluarga Dinas Kesehatan Kota Serang dengan materi “Deteksi Dini Penyimpangan Tumbuh Kembang Anak”. Saya berharap Kader mampu menjelaskan jadwal dan jenis deteksi dini penyimpangan tumbuh kembang anak untuk menemukan penyimpangan tumbuh kembang anak secara dini agar lebih mudah diintervensi” ungkapnya.