75 Atlit dan Seniman Siap Berlomda Diajang Pesona

75 Atlit dan Seniman Siap Berlomda Diajang Pesona

75 Atlit dan Seniman Siap Berlomda Diajang Pesona

Kota Serang, 5 Agustus 2022 

Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten melepas mahasiswa-mahasiswinya untuk mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Nasional (Pesona) I tingkat Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN). 

Acara pelepasan ini dihadiri juga oleh Walikota Serang H. Syafrudin, S.Sos, M.Si bertempat di Aula pertemuan kampus A UIN SMH Banten.  

Syafrudin berharap Atlit dan Seniman yang akan berangkat ke UIN Sunan Gunung Jadi Bandung, bisa membawa nama baik UIN SMH Banten dan Kota Serang. 

"Harapan kami kontingen UIN bisa membawa nama baik UIN SHM Banten dan nama baik Kota Serang" Ujarnya. 

Pemerintah Kota Serang juga mendukung penuh kontingen UIN SMH Banten pada Pesona I ini. 

"Dukungan dari Pemerintah yang pasti dukungan moril untuk semangat para peserta dan bantuan (dana) yang walaupun tidak seberapa untuk peserta disana (Bandung)" Sambungnya. 

Kontingen yang berjumlah 75 atlit dan seniman ini akan bertanding pada 8-13 Agustus 2022 dan dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN SMH Banten Dr. Hidayatulla, M.Pd.

"Atlit kita total 75 dari 19 cabang lomba pada tanggal 8 sampai 13 Agustus di UIN Bandung. Insya Allah kita akan berangkat senin pagi karena siangnya akan ada technical meeting" Ucapnya. 

Dikarenakan tidak mengikuti seluruh lomba Kontingen UIN SMH Banten menargetkan masuk ke 3 besar untuk Pesona I kali ini

Target kita minimal masuk 3 besar. Kenapa kita tidak menargetkan juara umum, karena ada satu lomba yang tidak kita ikuti kemudian ada beberapa cabang yang daring kita belum ada kesempatan" Sambung Hidayatullah. 

Pesona I ini adalah event Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk meningkatkan silahturahmi dan kemampuan bidang olahraga dan seni seluruh Perguruan Tinggi naungan Kemenag. 

"Dari 62 Perguruan Tinggi dibawah kementerian Agama terdiri dari 58 Perguruan Tinggi Islam, dan 4 Perguruan Tinggi non Islam" Tutup Hidayatullah.