Logo loader Letter loader

Walikota Saksikan Penandatanganan PKS Pengurus Masjid Ats-Tsauroh Dengan Dua Perusahaan

Wali Kota Serang Dr. H. Syafrudin menghadiri sekaligus menyaksikan penandatanganan perjanjian kerjasama antar Masjid Agung Ats-Tsauroh dengan PT Banyu Reverse Osmosis tentang pengelolaan air minum dalam kemasan merk Ats-Tsauroh dan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Masjid Agung Ats-Tsauroh dengan PT Global Energy Multazam tentang pengembangan pelasanaan ibadah haji dan umroh bertempat di Ruang Aula Lt. 1 Setda Kota Serang, Jum'at (17/3). Dihadiri juga oleh Kepala Kemenag Kota Serang Abdul Rojak, Ketua Yayasan Masjid Agung Ats-Tsauroh Sanwani beserta jajaran terkait lainnya. 

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Serang Dr. H. Syafrudin menyampaikan bahwa dirinya hanya menyaksikan penandatanganan perjanjian yang dilakukan oleh Yayasan Masjid Agung Ats-Tsauroh dengan dua perusahaan. Ia mengatakan atas nama Pemerintah Kota Serang sepenuhnya mendukung atas adanya kegiatan ini.

"Jadi ini ada dua perusahaan yang bekerjasama dengan Masjid Agung Ats-Tsauroh, saya hanya menyaksikannya saja, intinya kami atas nama Pemerintah Kota Serang mendukung dengan kegiatan ini yang bertujuan untuk bisa memakmurkan masjid dan mensejahterakan masjid" Ucapnya.

Lebih lanjut, Syafrudin menegaskan bahwa tujuan adanya kerjasama ini untuk saling menguntungkan sehingga secara teknis diserahkan kepada kedua belah pihak, yang terpenting pertanggungjawaban kepada Pemerintah Kota Serang jelas kedepannya. 

"Untuk yang namanya kerjasama itu kan harus saling menguntungkan apalagi Masjid Agung Ats-Tsauroh itu dibawah naungan Pemerintah Kota Serang, mungkin ada retribusi yang harus masuk ke pemerintah kemudian juga ada pertanggungjawaban karena MoU yang dibuat itu bukan hanya sekedar perjanjian tetapi perlu adanya pertanggungjawaban ke depan, baik tiap tahun maupun 6 bulan sekali" Ucapnya. 

Syafrudin juga mengingatkan jangan sampai ada perbincangan atau omongan orang diluar bahwa pelaksanaan MoU ini tidak benar, jangan sampai ada hal-hal didengar oleh masyarakat bahwa MoU ini ternyata pelaksanaannya hanya menguntungkan diri sendiri. 

"Oleh karena itu, saya mengingatkan sebagai Walikota karena Masjid Agung Ats-Tsauroh ini menjadi tanggungjawab pemerintah Kota Serang, jangan sampai ada hal-hal yang diperbincangkan diluar Pemkot, artinya diperbincangkan oleh masyarakat" Ucapnya. 

Perwakilan pembina Masjid Agung Ats-Tsauroh Kh. Sandir Usman menyampaikan bahwa pertemuan pada hari ini adalah kelanjutan rapat yayasan pada minggu-minggu yang lalu, yang dimana semua pembina sepakat dan mendukung tentang kerjasama ini. 

"Hanya saja dari pembina ini namanya kerjasama ada sedikit usaha, tolong ini hati-hati dalam perdana awal daripada usaha ini, biasanya usaha itu tidak sekaligus lompat kemudian hebat, ada kendala-kendala nya" Ucapnya. 

Kota Serang terdiri dari 6 kecamatan dan 67 kelurahan.