Rakernas XV Apeksi, Masalah Honorer dan Perijinan Jadi Fokus Utama

Rakernas XV Apeksi, Masalah Honorer dan Perijinan Jadi Fokus Utama

Rakernas XV Apeksi, Masalah Honorer dan Perijinan Jadi Fokus Utama

Rakernas XV Apeksi, Masalah Honorer dan Perijinan Jadi Fokus Utama

Kota Padang, 8 Agustus 2022

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) tahun ini diselenggarakan di Kota Padang Sumatera Barat dan dihadiri oleh seluruh Walikota Se Indonesia. 

Walikota Serang H. Syafrudin, S.Sos, M.Si memimpin langsung rombongan Kota Serang di Hotel Truntum Kota Padang. Ia menyikapi Rakernas kali ini yang membahas hal-hal yang tidak sesuai aspirasi Walikota se Indonesia. 

"Rakernas Apeksi kali ini menyikapi hal-hal yang tidak sesuai aspirasi para Walikota terutama kaitannya dengan honorer yang akan dihapus oleh Kemendagri, kemudian peningkatan ekonomi, infrastruktur dan suksesi kepemimpinan kebijakan regulasi UU cipta kerja" Ujarnya saat ditemui setelah Raker.

Perijinan yang dikelola Pemerintah Pusat juga diminta dikembalikan ke daerah. 

"Lalu perijinan yang tergerus kewenangannya oleh pusat diminta dikembalikan ke daerah" Sambungnya. 

Syafrudin juga menyampaikan yang terpenting bagi Pemerintah Kota Serang adalah tentang tenaga honorer dan regulasi UU Cipta Kerja yang membuat Pemerintah Daerah tidak diberi kewenangan. 

"Yang penting bagi Pemerintah Kota Serang adalah tenaga honorer dan regulasi tentang UU Cipta Kerja, ini membuat daerah tidak diberi kewenangan" Ucapnya. 

Sebagai tuan rumah, Walikota Padang Hendri Septa menuturkan Rakernas kali ini menjadi pertemuan kerja sama berbagai bidang antar kota. 

“Selain menjadi ajang silaturrahmi dan tukar pikiran antar kota di Indonesia, Rakernas diharapkan menjadi pertemuan untuk meningkatkan kerjasama dalam berbagai bidang antar kota, yang pada gilirannya menjadikan momentum peningkatan ekonomi daerah,” tutur Hendri.

Diharapkan hasil Rakernas kali ini bisa diterima oleh Pemerintah Pusat dan ditanggapi dengan serius, sehingga permasalahan yang dihadapi Pemerintah Kota bisa diselesaikan dengan baik.