Logo loader

Pemkot Serang Fokus Revitalisasi Total Kawasan Alun-Alun Berbarengan dengan Perbaikan Jalan Rusak

SERANGKOTA.GO.ID – Wali Kota Serang, Budi Rustandi, merespons langsung keluhan dan kritik masyarakat terkait kondisi jalan berlubang di kawasan Alun-Alun Kota Serang. 

Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memastikan tidak akan melakukan perbaikan secara tambal sulam, melainkan mengeksekusi proyek revitalisasi total yang menyatukan kawasan Alun-Alun Barat dan Timur.

Dalam keterangannya, Budi Rustandi secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Kota Serang sekaligus berterima kasih atas kritik yang membangun. 

Ia menjelaskan bahwa perbaikan jalan secara parsial saat ini tidak dapat dilakukan karena berbenturan dengan aturan negara terkait larangan anggaran ganda (double budgeting).

"Kita tidak boleh secara aturan membangun sesuatu yang memang sudah direncanakan akan dibangun. Karena itu akan double anggaran, menyalahi aturan," jelas Budi Rustandi.

Sebagai langkah penanganan sementara untuk menghindari kecelakaan akibat jalan berlubang, Pemkot Serang memutuskan untuk menutup akses jalan pembelah alun-alun tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang, Iwan Sunardi, mengonfirmasi penutupan jalan ini. 

"Kita di hari Jumat ini akan melakukan penutupan, karena ini juga berdampak terhadap keselamatan warga yang melintasi area alun-alun. Saat ini kita sedang persiapan lelang untuk revitalisasi alun-alun secara menyeluruh," terangnya.

Lebih lanjut, Iwan membeberkan konsep wajah baru pusat kota tersebut. Ke depan, jalan pemisah antara Alun-Alun Barat dan Timur akan disatukan dan tidak lagi dilalui oleh kendaraan bermotor. 

Kata Iwan, kawasan tengah tersebut akan dikhususkan seratus persen bagi pejalan kaki.

Material jalan yang sebelumnya sering rusak juga akan ditingkatkan kualitasnya. 

Pemkot tidak akan lagi menggunakan aspal hotmix, melainkan material batu andesit demi menonjolkan estetika klasik dipadukan dengan kesan modern.

"Area sekeliling alun-alun, jalannya akan kita perbaiki semua. Termasuk pedestrian yang dari keramik sudah mulai rusak karena akar-akar pohon, dan juga beberapa kerusakan karena ada yang iseng. Ini nanti akan kita perbaiki secara keseluruhan," tambah Iwan.

Untuk memberikan identitas kuat sebagai Ibu Kota Provinsi, revitalisasi ini akan dilengkapi dengan pembangunan ikon daerah. 

Wali Kota Serang Budi Rustandi menyebutkan bahwa sebuah monumen senjata tradisional Banten akan didirikan tepat di tengah alun-alun yang telah disatukan.

"Nanti di tengah-tengah itu akan menjadi ikonnya Ibu Kota Provinsi Banten, yaitu ada Golok Banten di tengah-tengahnya," tutur Wali Kota. Gambar rancangan detail proyek ini akan segera dipublikasikan melalui media sosial resmi Pemkot Serang.

Proyek penataan kota ini juga disinergikan dengan rencana Pemerintah Provinsi Banten.

Dimana Gubernur Banten, Andra Soni, dijadwalkan akan membangun Jalan Diponegoro yang terhubung langsung dengan Alun-Alun Kota Serang, sehingga tercipta kawasan yang tertata secara komprehensif. 

Pemkot Serang meminta masyarakat bersabar sembari menunggu proses lelang administrasi negara ini selesai.

Copyright © Serang Smart Service 2025 - 2030. All rights reserved.