Logo loader Letter loader

Mengantisipasi DBD di Kota Serang meningkat, Pj Walikota Serang: " Alhamdulillah Kesiapan dan Kesigapan RSUD Kota Serang sudah Baik"

SERANGKOTA.GO.ID,- Pasca hari raya Idul Fitri masyarakat Kota Serang terlihat banyak yang berobat ke RSUD Kota Serang entah karena faktor kelelahan atau adanya penyakit menular di lingkungan masyarakat, itu bisa dilihat dari antrian masyarakat untuk berobat.

Pj Walikota Serang Yedi Rahmat bersama dengan Asda I dan Asda II, para Staf Ahli Walikota, Kepala Dinkes Kota Serang, serta Direktur RSUD dan jajarannya menemani monitoring sekaligus melihat kesiapan sarana dan prasarana yang dimiliki dalam melayani kesehatan masyarakat Kota Serang.

Dalam wawancara dengan Pj Walikota Serang Yedi Rahmat, setelah meninjau pelayanan di RSUD Kota Serang mengapresiasi kesiapan dan kesigapan yang dilakukan RSUD Kota Serang. 

"Alhamdulillah kesiapannya sudah maksimal, semua perawat, dokter dan lainnya sudah ada dari pagi standby", ujar Pj Wali Kota Serang Yedi Rahmat

Lebih lanjut ia menuturkan ada pasien DBD di RSUD Kota Serang yang sudah langsung ditangani. 

"Dan ada 26 pasien yang terkena DBD, dengan sigap semuanya sudah tertangani dengan baik di ruangan IGD, yang kemudian dirawat diruangannya masing-masing," Imbuhnya

Sedangkan dalam wawancara dengan Kepala Dinkes Kota Serang Hasanuddin setelah menemani Pj Walikota Serang Yesi Rahmat melakukan monitoring. Ia mengajak kepada seluruh masyarakat dan teman media agar mensosialisasikan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk). 

"Saya mengharapkan teman-teman media dan warga siap siaga mengantisipasi sarang nyamuk pada genangan air yang tidak jalan agar tidak menjadi sarang nyamuk di musim hujan ini", tuturnya.

Disinggung terkait berapa jumlah pasien DBD saat ini, dan apa antisipasi dari Pemkot Serang, ia mengatakan ada 26 pasien yang sudah ditangani dari hasil pantauan di RSUD Kota Serang bersama Pj Walikota Serang. 

"Alhamdulillah tidak ada korban, ada pasien tapi sudah ditangani di RSUD Kota Serang", jawabnya.

"Adapun untuk antisipasi yang sudah dilakukan, Pj Walikota Serang sudah mengedarkan surat edaran kepada masyarakat terkait kewaspadaan DBD", imbuhnya.

Ditanya terkait dengan Fogging/pengasapan di lingkungan masyarakat ia mengatakan tidak sembarangan untuk melakukan Fogging/pengasapan karena ada tahapan identifikasi korban DBD di lingkungan tersebut yang harus dilakukan sebelum Fogging.

Lebih lanjut ia menjelaskan terkait kelemahan Fogging jika sering dilakukan. 

"Kalau di asap hanya nyamuk dewasa saja yang mati, sehingga tidak efektif untuk jentik-jentik nyamuknya", ucapnya.

"Bahkan jika sering dilakukan pengasapan akan membuat nyamuk lebih kebal terhadap Fogging, bahkan bisa membahayakan ke manusia dengan gangguan pernapasan karna asap", tambahnya.

Diakhir ia menjelaskan bahwa lebih efektif untuk terus melakukan pemberantasan sarang nyamuk agar kedepannya tidak ada sarang nyamuk lagi dan kebersihan lingkungan terjaga. 

(REY/RED) 

Kota Serang terdiri dari 6 kecamatan dan 67 kelurahan.