Hadiri Monitoring dan Evaluasi Kecamatan, Subadri Ushuludin: Bangun Sinergitas Kunci Dari Pembangunan

Hadiri Monitoring dan Evaluasi Kecamatan, Subadri Ushuludin: Bangun Sinergitas Kunci Dari Pembangunan

Hadiri Monitoring dan Evaluasi Kecamatan, Subadri Ushuludin: Bangun Sinergitas Kunci Dari Pembangunan

Dalam agenda monitoring pembangunan di kecamatan, Wakil Walikota Serang, Subadri Ushuludin mengatakan bahwa kunci dalam pembangunan yaitu adanya sinergitas. Hal tersebut disampaikan, seusai menghadiri acara monitoring pembangunan di Kecamatan Cipocok Jaya, Jum'at (1/10).

Subadri juga menambahkan untuk membangun kinerja yang maksimal diharapkan unsur penyelenggara pemerintahan harus bisa bekerja bersama-sama untuk membawa kearah yang lebih baik. "Pembangunan juga dapat dilihat dari kinerja yang baik oleh penyelenggaranya," imbuhnya.

"Dalam Pembangunan itu harus diutamakan, dan juga harus dapat nilai dari hasil kinerjanya yang baik oleh penggunanya, agar sesuai dengan apa yang ingin dikerjakan dengan penyelenggaranya," kata Subadri Ushuludin.

Lanjutnya, Sinergitas pembangunan disetiap kecamatan harus mencakup sesuai kriteria pemerintahan, supaya tidak terjadi kesalahan dalam melakukan penggunaan anggaran yang sudah dikeluarkan nantinya.

"Perlakukan pembangunan sesuai kemampuan kriteria pemerintah, jangan lakukan pembangunan yang tidak sesuai dengan kriteria," tutup Subadri Ushuludin.

Sedangkan, Camat Cipocok Jaya, TB. Yassin menyampaikan dalam agenda monitoring pembangunan di kecamatan Cipocok ada harapan yang disampaikan masyarakat, mengenai sering terjadinya banjir di tiga titik yang ada di Kecamatan Cipocok Jaya. Tahun kedepan sudah tidak ada banjir lagi bagaimanapun caranya.

"Dengan dihadiri kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berhubungan dengan ini, mungkin bisa dilakukannya normalisasi sungai dan lain sebagainya," paparnya.

Lebih lanjut Ia, menanggapi perkataan Wakil Walikota Serang dalam membangun sinergitas dan gotong royong bagi masyarakat dan unsur penyelenggara. Apabila warga mengalami kesulitan ada partisipasi saling membantu dari masyarakat. "Tentunya menunggu anggaran bantuan memerlukan proses, kalau bisa gotong royong terlebih dahulu itu lebih baik," pungkasnya.