
SERANGKOTA.GO.ID - Wali Kota Serang Budi Rustandi merespons ancaman cuaca ekstrem akhir tahun dengan mengukuhkan pengurus Kecamatan Tanggap Bencana atau Forum Kencana.
Langkah mitigasi yang mengedepankan pergerakan warga ini dipusatkan di Aula Kantor Kelurahan Cipare pada Selasa, 3 November 2026.
Budi menginstruksikan seluruh aparatur wilayah untuk menjadikan forum tersebut sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dini potensi banjir di permukiman.
"Akhir tahun ini kita harus segera melakukan gotong royong membersihkan drainase atau aliran sungai," instruksi Budi kepada jajarannya.
Ia meminta para camat, lurah, dan ketua lingkungan bersinergi mengevaluasi kembali titik-titik rawan genangan air yang kerap muncul.
Kata Budi, jika ditemukan kerusakan atau sumbatan parah pada saluran air, pengurus wilayah dituntut sigap menjalin koordinasi lintas sektor.
"Kalau ada yang perlu diperbaiki segera hubungi Dinas Sumber Daya Air (SDA) atau Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Serang yang membidangi," tambahnya.
Upaya pencegahan bencana dari level terbawah ini juga dipastikan akan melibatkan kolaborasi solid bersama aparat TNI dan Polri di lapangan.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang Anthon Gunawan menyebut pembentukan Forum Kencana merupakan strategi mitigasi murni dari akar rumput.
"Tujuannya tidak lain adalah pada saat kejadian bencana, masyarakat yang lebih dekat dengan bencana lebih cepat mengantisipasi," terang Anthon.
Pelibatan warga lokal dinilai sangat krusial untuk mencegah jatuhnya korban jiwa sekaligus menekan kerugian materiil akibat musibah.
Ia memastikan puluhan anggota relawan yang dikukuhkan telah melewati proses pemantauan rekam jejak yang ketat dari pemerintah daerah.
"Siapa yang dipilih ini adalah orang-orang yang memang selama ini begitu ada kejadian bencana langsung tanggap," tegasnya.
Anthon menargetkan pembentukan kelompok relawan tingkat wilayah ini dapat dirampungkan secara menyeluruh di seluruh kecamatan pada tahun ini.
"Walaupun BMKG menyampaikan bahwa kemarau kita akan cukup panjang sampai akhir tahun ini, tapi kesiapsiagaan tentunya kita sudah melaksanakan," pungkasnya.