Lewati ke konten utama
Portal Resmi Pemerintah Kota Serang
Kemenag
Subuh--:-- Dzuhur--:-- Ashar--:-- Maghrib--:-- Isya--:--
--°CMemuat cuacaBMKG
PemerintahKota Serang
Menu utama

Berita Publik

Sinergi Bangun Daerah, Pemkot Serang dan Pemprov Banten Realisasikan Perbaikan Drainase di Kepandean untuk Cegah Banjir

Akbar 02 November 2026
Sinergi Bangun Daerah, Pemkot Serang dan Pemprov Banten Realisasikan Perbaikan Drainase di Kepandean untuk Cegah Banjir

SERANGKOTA.GO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mengintensifkan pengerjaan sejumlah proyek infrastruktur tata air pada Senin 2 November 2026. 

Upaya penanganan genangan air ini didukung penuh melalui alokasi anggaran mencapai Rp20 miliar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Wali Kota Serang Budi Rustandi meninjau langsung serangkaian proyek penanganan banjir tersebut secara maraton. 

Ia didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang Ibra Gholibi.

Titik peninjauan mencakup perbaikan Bendungan Karet dan normalisasi Kali Padek di Kecamatan Kasemen. 

Inspeksi kemudian dilanjutkan pada penataan drainase di Jalan Raya Cilegon Drangong serta kawasan permukiman Lontar (Kepandean)

"Dalam rangka kita mengurai banjir, dan alhamdulillah ini didukung oleh Bapak Gubernur Andra Soni," kata Budi saat berada di lokasi proyek.

Budi menegaskan bahwa perbaikan saluran air tersebut dilakukan secara bertahap guna menyesuaikan kondisi elevasi tanah di area rawan genangan.

"Insyaallah ke depannya kita akan memperbaiki saluran air di sana (Depan Dealer Suzuki Lontar Kepandean), karena ini di sini rendah, di sananya tinggi," paparnya.

Selain itu, Budi memohon pengertian dari masyarakat yang terdampak kemacetan akibat mobilitas alat berat selama proses perbaikan drainase berlangsung.

"Saya memohon maaf kepada para pengguna jalan, khususnya warga Kota Serang yang melalui jalan ini. Saya mohon doa dan dukungannya agar proyek ini cepat selesai," ungkap Budi.

Sementara itu, Kepala DPUPR Kota Serang Ibra Gholibi menjelaskan bahwa kawasan permukiman padat seperti Lontar telah lama menjadi lokasi rawan banjir menahun.

"Alhamdulillah, hasil kolaborasi Bapak Wali Kota dengan Bapak Gubernur, baru tahun ini kita bisa laksanakan pembangunannya," terang Ibra.

Pembangunan tersebut, kata Ibra, dilaksanakan melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Provinsi Banten.

Ibra merinci bahwa suntikan dana Rp20 miliar dari provinsi tersebut secara khusus dialokasikan untuk membiayai normalisasi saluran drainase di tiga titik prioritas Kota Serang.

"Terdiri dari tiga lokasi. Yang pertama yang ada di Bumi Agung Permai, kemudian lokasi kedua yang di Lontar, kemudian yang lokasi ketiga di Warung Jaud," jelasnya.

Seluruh pengerjaan fisik ini ditargetkan mampu meminimalkan potensi luapan air yang kerap mengancam properti dan aktivitas warga.

"Ini adalah antisipasi titik-titik genangan banjir di wilayah Kota Serang. Alhamdulillah sudah diintervensi oleh Pemprov Banten," pungkas Ibra.

Bersama Menjadikan

Kota Serang Madani yang Maju Kotanya, Bahagia dan Sejahtera Warganya