Puluhan Tahun Menanti, Jalan Perumahan Bumi Sari Permai Mulai Dibangun
SERANGKOTA.GO.ID, – Penantian panjang warga Komplek Bumi Sari Permai (BSP), Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, perlahan menemukan jawaban. Setelah puluhan tahun menunggu, sejumlah ruas jalan di kawasan perumahan tersebut mulai dibangun dan diaspal secara bertahap pada era kepemimpinan Wali Kota Serang Budi Rustandi.
Peningkatan jalan perumahan Bumi Sari Permai tersebut dilaksanakan dengan waktu pelaksanaan selama 60 hari kalender. Pembangunan dilakukan secara bertahap pada sejumlah ruas yang menjadi akses utama maupun jalan lingkungan warga.
Bagi masyarakat, pembangunan jalan bukan sekadar memperbaiki permukaan jalan yang rusak. Perbaikan akses lingkungan menjadi tanda hadirnya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan infrastruktur dasar yang telah lama dinantikan warga.
Saat meninjau lokasi, Wali Kota Serang Budi Rustandi membenarkan bahwa peningkatan jalan di kawasan Bumi Sari Permai menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemerintah Kota Serang.
Budi menyebut, kawasan perumahan tersebut belum mendapatkan pembangunan jalan sejak 1995.
“Di perumahan ini dari tahun 95 ini belum pernah terbangun, alhamdulillah di pemerintahan saya alhamdulillah bisa terbangun,” kata Budi.
Menurutnya, pembangunan tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam menunjang mobilitas dan aktivitas warga sehari-hari.
“Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua RW 010 Komplek Bumi Sari Permai, Tubagus Ahmad Chaerudin Setiawan, mengatakan pembangunan dilakukan secara bertahap di sejumlah titik, mulai dari jalan lingkungan hingga ruas jalan utama perumahan.
Menurut Ahmad, kondisi sejumlah jalan di kawasan tersebut sebelumnya cukup lama belum tersentuh pembangunan.
“Alhamdulillah setelah Pak Budi Rustandi jadi Wali Kota, alhamdulillah BSP (Bumi Sari Permai) tersentuh aspal,” kata Ahmad.
Ia menjelaskan, pembangunan pertama dilakukan di wilayah RT 04 bagian belakang. Pekerjaan kemudian berlanjut ke wilayah RT 06 dan RT 07.
Salah satu ruas yang menjadi perhatian merupakan jalan utama perumahan dengan lebar hampir tujuh meter. Ruas tersebut sebelumnya dinilai menjadi salah satu bagian jalan yang kondisinya cukup parah.
“Yang pertama dibangun di RT 04 di belakang, kemudian lanjut RT 06, kemudian terakhir langsung di RT 07, dan yang terakhir yang paling parah ini adalah jalan utama ya, yang lebarnya kebetulan juga hampir 7 meter gitu,” ujarnya.
Realisasi peningkatan jalan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Ahmad menilai pembangunan menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan warga di tingkat lingkungan.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Serang Budi Rustandi yang dinilai telah merealisasikan aspirasi masyarakat Bumi Sari Permai.
“Makanya saya selaku Ketua RW dan atas nama warga Bumi Sari Permai mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Haji Budi Rustandi sebagai Wali Kota Serang yang telah merealisasikan, menginisiasi, dan melaksanakan pembangunan jalan di Bumi Sari Permai,” katanya.
Meski pembangunan jalan mulai terealisasi, warga berharap perhatian pemerintah tidak berhenti pada infrastruktur jalan. Masih terdapat sejumlah kebutuhan fasilitas dasar yang diharapkan dapat masuk dalam agenda pembangunan berikutnya.
Salah satunya adalah kebutuhan fasilitas kesehatan dasar berupa Posyandu. Ahmad mengungkapkan, kawasan Bumi Sari Permai hingga kini belum memiliki bangunan Posyandu sendiri sejak perumahan tersebut berdiri pada 1995.
“Di antaranya di Bumi Sari Permai ini belum dari tahun '95 belum pernah punya Posyandu. Tidak pernah punya Posyandu,” ungkapnya.
Selama ini, kegiatan Posyandu seperti penimbangan bayi dan pemeriksaan kesehatan masyarakat terpaksa dilakukan di area lapangan bulu tangkis yang merupakan ruang terbuka.
“Jadi selama ini ketika menimbang bayi, kemudian juga memeriksa pasien, itu hanya di lapangan bulu tangkis, tempat area terbuka, jadi enggak punya,” katanya.
Kebutuhan pembangunan Posyandu tersebut, lanjut Ahmad, telah disampaikan kepada Wali Kota Serang dalam pertemuan bersama warga.
Bagi masyarakat Bumi Sari Permai, pembangunan jalan menjadi awal dari perubahan yang telah lama dinantikan.
Dengan waktu pelaksanaan selama 60 hari kalender, peningkatan jalan diharapkan dapat memberikan akses lingkungan yang lebih nyaman sekaligus mendukung aktivitas masyarakat.
Warga pun berharap pembangunan infrastruktur dasar di Bumi Sari Permai dapat terus berlanjut, sehingga kebutuhan lain seperti fasilitas Posyandu juga dapat memperoleh perhatian.
“Jalan telah mulai tersentuh pembangunan. Kini, warga Bumi Sari Permai menanti agar kebutuhan dasar lainnya juga ikut mendapatkan ruang dalam pembangunan Kota Serang,” pungkasnya.
