Perang Melawan Kemiskinan dan Kebodohan Visi Paguyuban Pasundan

Perang Melawan Kemiskinan dan Kebodohan Visi Paguyuban Pasundan

Perang Melawan Kemiskinan dan Kebodohan Visi Paguyuban Pasundan

Pengurus Paguyuban Pasundan masa bakti 2022-2027 telah dilantik pada malam ini di Alun-alun Barat Kota Serang(24/09). Pengurus Wilayah Banten hingga Cabang (Kota/Kab.) se Banten dilantik langsung oleh Ketua Umum Paguyuban Pasundan Nasional Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si.

Dalam pelantikan ini dihadiri oleh Pj. Gubernur Banten Al-Muktabar, Walikota Serang H. Syafrudin, S.Sos, M.Si sebagi tuan rumah dan mantan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy. 

Didi menyampaikan bahwa visi Paguyuban Pasundan dari awal terbentuknya pada 20 Juli 1913 adalah memerangi kebodohan dan kemiskinan. 

"Dari awal visinya tidak berubah sampai hari ini adalah memerangi kebodohan dan kemiskinan" Tegasnya. 

Ia juga mengingatkan kepada seluruh pengurus yang sudah dilantik juga para pejabat yang ada di Provinsi Banten dan Kota/Kabupaten nya untuk tidak mundur dalam pembangunan Provinsi Banten dan Indonesia. 

"Jangan mundur selangkah dalam pembangunan Banten dan Indonesia" Tegasnya lagi. 

Al-Muktabar menyambut dengan konsistennya Paguyuban Pasundan yang terus menanggulangi kemiskinan dan kebodohan. Ia juga akan terus bersinergi dengan lembaga yang sudah berusia 109 tahun ini. 

"Ini adalah satu kelembagaan yang sangat tua yang telah menggagas tentang penanggulangan kemiskinan dan kebodohan, itu Enverensi dengan apa yang harus kita lakukan di pembangunan Provinsi Banten" Ujarnya. 

Al-Muktabar juga berharap kepada para pengurus agar benar-benar mengimplementasikan penanggulangan kemiskinan dan kebodohan sehingga masyarakat bisa mendapatkan manfaat dari janji para pengurus. 

"Saya berharap penanggulangan kemiskinan dan kebohongan bisa benar-benar diimplementasikan dan dijunjung tinggi oleh segenap pengurus sehingga masyarakat akan mendapatkan manfaat dari yang menjadi janji itu" Sambungnya. 

"Tinggal bagaimana kiprah Pengurus Paguyuban Pasundan ke depan untuk memaknai dan menjalankan perintah konstitusi paguyuban. Saya akan menagih janji itu!" Tutupnya.

Dalam pelantikan ini juga Paguyuban Pasundan mengelar Pameran Kuliner dan Budaya Banten. Penampilan dari seni debus yang dipadukan dengan golok sebagai senjata kebanggaan tahan Pasundan bisa memukau para pengunjung yang datang di Alun-alun Barat. Ditutup dengan penampilan Seniman Sunda yaitu Doel Sumbang yang menghibur para pengunjung.