Pengangguran Kota Serang Mulai Menurun, Investasi Industri dan Pelatihan Kerja Jadi Kunci Penyerapan Tenaga Kerja
SERANGKOTA.GO.ID, – Upaya menekan angka pengangguran di Kota Serang mulai menunjukkan hasil, meski penurunannya masih relatif terbatas. Data ketenagakerjaan terbaru menunjukkan adanya tren positif yang diharapkan dapat terus berlanjut seiring masuknya investasi industri dan penguatan program peningkatan kompetensi tenaga kerja.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran di Kota Serang pada 2025 tercatat sekitar 26.008 orang, menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 26.686 orang. Penurunan ini setara dengan sekitar 678 orang dalam kurun waktu satu tahun.
Sebelumnya, BPS juga mencatat bahwa pada 2023 jumlah pengangguran di Kota Serang mencapai 27.125 orang, kemudian turun menjadi 26.686 orang pada 2024, menunjukkan tren penurunan secara bertahap dalam beberapa tahun terakhir.
Jika dilihat dari persentase, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Serang pada 2024 berada di kisaran 7,12 persen dari total angkatan kerja sekitar 374.767 orang. Angka ini masih tergolong cukup tinggi dan bahkan sedikit berada di atas rata-rata Provinsi Banten yang sebesar 7,02 persen.
Di tingkat provinsi, kondisi ketenagakerjaan juga menunjukkan perbaikan. BPS mencatat TPT Provinsi Banten pada Februari 2025 berada di angka 6,64 persen, turun dari 7,02 persen pada tahun sebelumnya. Penurunan ini menunjukkan adanya peningkatan penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor ekonomi.
Kondisi tersebut memberikan sinyal positif bagi pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Selain itu, struktur demografi Kota Serang dinilai menjadi potensi besar bagi pengembangan tenaga kerja. Data menunjukkan sekitar 66,34 persen penduduk Kota Serang atau sekitar 493 ribu jiwa berada pada usia produktif (15–59 tahun) dari total populasi sekitar 743 ribu jiwa pada 2024.
Besarnya jumlah penduduk usia produktif tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan bagi pemerintah daerah untuk memastikan tersedianya lapangan pekerjaan yang memadai.
Pemerintah Kota Serang sendiri terus berupaya membuka peluang investasi di berbagai sektor, terutama industri dan jasa, guna memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Kehadiran investasi baru diharapkan dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain investasi, pemerintah juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan kerja, pendidikan vokasi, serta kerja sama dengan sektor industri agar kompetensi tenaga kerja lokal sesuai dengan kebutuhan pasar.
Ketua DPRD Kota Serang, Muji Rohman, menilai turunnya angka pengangguran tersebut merupakan sinyal positif bagi perkembangan ekonomi daerah, meskipun masih membutuhkan upaya yang lebih besar untuk menurunkannya secara signifikan.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu terus membuka ruang investasi dan mempercepat pembangunan kawasan industri yang berpotensi menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
“Penurunan ini tentu menjadi kabar baik, meskipun masih tipis. Artinya ada pergerakan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja yang mulai berjalan. Ke depan kita berharap investasi yang masuk ke Kota Serang dapat lebih banyak lagi membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ujar Muji.
Ia juga menilai keberadaan kawasan industri di Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, dapat menjadi salah satu motor penggerak baru bagi penyerapan tenaga kerja lokal di Kota Serang.
Menurut Muji, apabila proses pembangunan kawasan industri tersebut berjalan lancar dan mulai beroperasi, peluang kerja bagi masyarakat diperkirakan akan meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
“Kita berharap ketika kawasan industri Sawah Luhur mulai beroperasi, perekrutan tenaga kerja dapat dilakukan secara bertahap. Ini tentu akan membantu menekan angka pengangguran di Kota Serang,” katanya.
Selain mendorong investasi, Muji juga mengingatkan masyarakat untuk mempersiapkan diri menghadapi peluang kerja yang akan datang dengan meningkatkan kompetensi dan keterampilan.
Ia menilai kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor penting agar masyarakat lokal dapat bersaing dan terserap dalam dunia industri.
“Kami juga mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus meningkatkan keterampilan dan kompetensi. Ketika industri masuk, tenaga kerja lokal harus siap agar bisa menjadi prioritas dalam perekrutan,” pungkasnya.
Dengan kombinasi antara masuknya investasi, peningkatan keterampilan tenaga kerja, serta kebijakan yang pro terhadap penciptaan lapangan kerja, Pemerintah Kota Serang dan DPRD Kota Serang, optimistis angka pengangguran dapat terus ditekan dalam beberapa tahun ke depan.
Catatan: Data diambil dari berbagai sumber yang ada yang sudah rilis.
