Kadis Kominfo Kota Serang Kenakan Pakaian Adat Toraja, Sampaikan Pesan Semangat Kebinekaan
SERANGKOTA.GO.ID – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Serang Tri Ningsih mengenakan pakaian adat Toraja dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia.
Penggunaan pakaian adat tersebut menjadi bagian dari semangat memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia sekaligus memperkuat pesan persatuan dalam momentum kemerdekaan.
Tri Ningsih mengatakan, dirinya mendapat arahan untuk mengenakan pakaian adat Toraja dalam kegiatan tersebut.
Ia mengaku bangga dapat menggunakan busana tradisional dari salah satu daerah di Indonesia.
“Saya merasa bangga hari ini bisa memakai pakaian adat Toraja. Ini bukan hanya sekadar pakaian, tetapi juga bentuk penghormatan kepada bangsa Indonesia yang memiliki begitu banyak keanekaragaman budaya,” ujar Tri Ningsih.
Menurutnya, keberagaman pakaian adat yang dikenakan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi gambaran bahwa perbedaan budaya tetap dapat disatukan dalam semangat kebangsaan.
“Ini bukti nyata bahwa kita berbeda-beda tetapi tetap satu,” katanya, Senin 17 Agustus 2026.
Tri berharap keberagaman budaya Indonesia dapat terus dijaga dan dilestarikan.
Ia juga menilai pengenalan budaya kepada generasi muda menjadi bagian penting agar kekayaan budaya bangsa tetap dikenal lintas generasi.
“Mudah-mudahan keanekaragaman ini dapat terus kita lestarikan, kita jaga, dan kita kenalkan kepada generasi muda,” ucapnya.
Tri menjelaskan, penggunaan pakaian adat dalam kegiatan tersebut telah diatur bagi para kepala OPD.
Setiap OPD mendapatkan pakaian adat yang berbeda sehingga keberagaman budaya Indonesia dapat ditampilkan dalam satu kegiatan.
“Seluruh kepala OPD sudah ditentukan oleh Pak Sekda. Masing-masing OPD menggunakan pakaian adat dan tidak boleh sama,” jelasnya.
Ia menilai pakaian adat Toraja tidak hanya memiliki fungsi sebagai busana, tetapi juga mengandung nilai budaya, sosial, dan simbolis.
“Pakaian Toraja tidak hanya sebagai busana, tetapi memiliki nilai budaya, sosial, dan simbolis yang kuat,” tutur Tri.
Menurutnya, pakaian adat tersebut turut merepresentasikan identitas masyarakat Toraja, penghormatan terhadap leluhur, kebersamaan, persatuan, serta kekayaan budaya.
Lebih dari sekadar memperkenalkan budaya, Tri memaknai momentum HUT Kemerdekaan RI sebagai kesempatan untuk mengingat kembali perjuangan para pahlawan.
Ia mengatakan generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan tersebut melalui pengabdian, karier, dan karya yang memberikan manfaat bagi bangsa.
“Memaknai kemerdekaan RI ini adalah kebersamaan, kebersatuan, dan meneruskan perjuangan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan ini,” katanya.
“Sebagai penerus bangsa, kita harus meneruskan perjuangannya dengan karier yang baik dan karya yang lebih baik lagi,” lanjut Tri.
