Dishub Kota Serang Siapkan 50 Personel dan 9 Posko Mudik untuk Lebaran 1447 H
SERANGKOTA.GO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah tahun 2026. Berbagai langkah strategis telah disiapkan, mulai dari penyediaan personel, sarana operasional, hingga pendirian posko mudik di sejumlah titik strategis.
Dulbarid Kepala Dishub Kota Serang, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sebanyak 50 personel dari anggota dalops serta didukung 15 koordinator lapangan guna memastikan kelancaran lalu lintas selama periode mudik.
“Selain personel, kami juga menyiapkan kendaraan operasional berupa 7 unit roda dua untuk tim mobile, 4 unit kendaraan roda empat, serta 1 unit mobil crane PJU untuk mendukung penanganan di lapangan,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, Dishub juga telah melakukan pengecekan jalur mudik, termasuk mengidentifikasi potensi kerusakan jalan serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana keselamatan seperti rambu lalu lintas dan Penerangan Jalan Umum (PJU). Informasi terkait angkutan Lebaran juga terus disosialisasikan melalui media sosial resmi Dishub Kota Serang.
Dalam rangka pelayanan kepada masyarakat, Dishub Kota Serang mendirikan sembilan posko mudik yang tersebar di sejumlah titik, yakni:
-Posko Alun-Alun Kota Serang
-Posko Terpadu Terminal Pakupatan
-Posko Pengamanan Kasemen
-Posko Pengamanan Palima
-Posko Pengamanan Rest Area KM 68A
-Posko Pengamanan Rest Area KM 68B
-Pos Dishub Terowongan Trondol
-Pos Dishub Kawasan Royal Baroe
-Pos Data (Posko Induk) Kantor Dishub Kota Serang
Seluruh posko tersebut akan mulai beroperasi pada 14 Maret hingga 29 Maret 2026, dengan layanan yang disesuaikan berdasarkan jenis posko.
Khusus di Posko Terpadu Terminal Pakupatan, tersedia berbagai fasilitas bagi pemudik seperti tempat istirahat, pengecekan kendaraan roda dua gratis, ruang laktasi, musala, toilet, layanan informasi lalu lintas berbasis CCTV hingga Pelabuhan Merak, serta layanan kesehatan gratis.
Posko ini juga melibatkan unsur kepolisian, Jasa Raharja, dan Dishub dalam pengaturan lalu lintas terpadu.
Sementara itu, pada pos pelayanan dan pos pengamanan lainnya, juga disediakan fasilitas pengecekan kesehatan gratis serta ambulans untuk mendukung keselamatan pemudik.
Dishub memastikan bahwa seluruh posko telah dilengkapi layanan kesehatan dan informasi lalu lintas, sementara fasilitas tempat istirahat (check point) difokuskan di Posko Terpadu Terminal Pakupatan.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama arus mudik dan balik, Dishub Kota Serang bersama pihak kepolisian akan menerapkan manajemen dan rekayasa lalu lintas secara situasional di lapangan.
Adapun sejumlah titik yang diprediksi menjadi lokasi rawan kemacetan antara lain:
-Kawasan Kemang KSB
-Pasar Rau
-Pasar Kalodran
-Pasar Lama
-Pasar Kepandean
-Kawasan Royal Baroe
-Terowongan Trondol
-Kawasan Religi Banten Lama, Kasemen
-Jalur wisata menuju Anyer (Pantai Gope, MBS, dan Palima)
-Sekitar Alun-Alun Kota Serang
Rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan meliputi sistem satu arah, pengalihan arus kendaraan, serta pengaturan lalu lintas secara kondisional sesuai situasi di lapangan. Informasi terkait rekayasa ini juga akan terus diperbarui melalui media sosial resmi Dishub Kota Serang.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, Pemkot Serang berharap arus mudik dan balik Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
