
SERANGKOTA.GO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam memajukan perekonomian daerah.
Bertempat di Lobby Sekretariat Daerah Kota Serang pada Jumat 23 Oktober 2026, Wali Kota Serang Budi Rustandi secara resmi menyalurkan bantuan modal usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya bagi warga dari wilayah Curug.
Acara ini difasilitasi oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Dinkopukmperindag) Kota Serang yang bertindak sebagai leading sector kegiatan.
Turut hadir mendampingi Wali Kota Serang dalam agenda tersebut antara lain ASDA I Setda, ASDA III Setda, Kepala Dinkopukmperindag, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra).
Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kota Serang dalam upaya pemulihan dan penguatan ekonomi masyarakat.
Bantuan modal dari Gubernur Banten Andra Soni tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pelaku UMKM di Curug.
Terutama untuk mengembangkan kapasitas produksi, memperkuat daya saing, dan pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga serta menggerakkan roda perekonomian daerah.
Bantuan senilai Rp1 juta per pelaku usaha ini merupakan juga bagian dari implementasi program unggulan daerah, yakni Serang Preneur.
Stimulus modal tersebut menyasar langsung para pedagang kecil di tengah masyarakat, mulai dari penjual keripik, kue pancong, tempe, hingga pedagang gorengan.
Wali Kota Serang Budi Rustandi menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Gubernur Banten Andra Soni.
Penyaluran bantuan yang bersumber dari kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten ini turut dihadiri oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Karo Kesra) Provinsi Banten, Rubal, yang hadir mewakili Gubernur.
"Bantuan ini merupakan wujud perhatian dari Bapak Gubernur Banten untuk pelaku UMKM skala mikro dan menengah ke bawah," katanya.
"Harapannya, manfaat dari stimulus modal ini dapat langsung dirasakan oleh warga Kota Serang, khususnya di wilayah Curug, guna mengembangkan usahanya secara mandiri," ujar Wali Kota Budi Rustandi.
Pemkot Serang merencanakan program Serang Preneur ini dapat berjalan secara berkesinambungan dan menjangkau seluruh kecamatan secara bertahap.
Edukasi dan akses permodalan yang aman ini menjadi instrumen penting dari pemerintah untuk melindungi masyarakat dari praktik pinjaman yang merugikan kelangsungan usaha kecil.
"Fokus utama kami adalah membantu pelaku usaha kecil agar mereka bisa berdaya dan mandiri tanpa harus terjerat pinjaman tidak resmi atau lintah darat," ungkapnya.
"Kami akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk memastikan pemenuhan dan kesuksesan program ini ke depannya," tegasnya.
Langkah kolaboratif ini sejalan dengan program prioritas Pemkot Serang dalam menumbuhkan iklim usaha yang sehat, tangguh, dan inklusif.
Melalui inisiatif Serang Preneur dan dukungan berkelanjutan dari pemerintah provinsi, diharapkan roda perekonomian kerakyatan semakin kuat dan mampu mengangkat taraf kesejahteraan keluarga secara nyata.