
SERANGKOTA.GO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terus memperkuat sinergi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah.
Sinergi strategis tersebut diwujudkan melalui pendistribusian bantuan sosial yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Serang, Budi Rustandi, di Kampung Legok, Kelurahan Pancalaksana, Kecamatan Curug, pada Kamis 8 Oktober 2026.
Wali Kota Serang Budi Rustandi memaparkan bahwa paket bantuan yang disalurkan ini merupakan wujud nyata kepedulian Gubernur Banten Andra Soni terhadap masyarakat di wilayah ibu kota provinsi.
Penyaluran bantuan dirancang secara khusus untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok agar tetap terjangkau oleh masyarakat kelas bawah.
"Bantuan sembako ini merupakan salah satu langkah taktis dalam rangka menjaga tingkat inflasi daerah," katanya.
"Selain itu, kami juga menyalurkan bantuan yang diperuntukkan bagi marbot, guru ngaji, serta untuk fasilitas musala," ungkap Budi Rustandi di sela-sela kegiatan.
Pelaksanaan program bantuan kolaboratif antarpemerintah daerah ini tidak hanya terpusat di satu wilayah, melainkan didistribusikan secara bertahap ke sejumlah titik di wilayah Kota Serang.
Atas sinergi tersebut, Budi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan tertinggi di Provinsi Banten.
"Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bapak Gubernur Banten Andra Soni yang selalu menaruh perhatian besar terhadap kesejahteraan warganya di Kota Serang," tuturnya.
Lebih dari sekadar agenda penyerahan bantuan, momentum blusukan ke permukiman warga turut dimanfaatkan oleh Wali Kota Serang untuk menyerap aspirasi secara langsung.
Menurutnya, dialog tatap muka sangat krusial bagi seorang kepala daerah guna memastikan program pemerintah berjalan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat.
Dari hasil penjaringan aspirasi bersama warga setempat, Budi mencatat sejumlah keluhan utama.
Tingginya angka pengangguran dan kebutuhan perbaikan infrastruktur fisik menjadi isu prioritas yang paling banyak disuarakan oleh masyarakat, disusul oleh harapan peningkatan di sektor pendidikan dan kesehatan.
Sebagai bentuk respons cepat dan wujud komitmen pemerintah, Budi menegaskan bahwa seluruh keluhan tersebut akan ditampung dan dijadikan landasan utama dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta program kerja Pemkot Serang ke depannya.
Sebagai langkah awal solusi, Pemkot Serang tengah bersiap untuk segera meluncurkan program prioritas Serang Cerdas.
Program pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) ini ditargetkan mampu mencetak minimal satu mahasiswa atau sarjana di setiap kelurahan, serta menempatkan satu dokter ahli di masing-masing kecamatan pada tahun-tahun mendatang.
Melalui sinergi antarlembaga dan perencanaan program yang terukur, Pemkot Serang berharap dapat terus menghadirkan solusi konkret atas berbagai permasalahan sosial di tengah masyarakat.***