Logo loader

Pemkot Serang Luncurkan Serang Digital, Semua Layanan Publik Kini Satu Aplikasi

SERANGKOTA.GO.ID, – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus memperkuat transformasi pelayanan publik melalui aplikasi Serang Digital yang resmi diluncurkan sebagai program unggulan Wali Kota Serang, Budi Rustandi.

Aplikasi tersebut dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan publik dalam satu sistem digital yang lebih cepat, praktis, dan mudah diakses masyarakat.

Staf Ahli Wali Kota Serang Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik pada Sekretariat Daerah (Setda) Kota Serang, Triningsih, mengatakan seluruh aplikasi pelayanan yang sebelumnya berjalan terpisah kini telah disatukan dalam platform Serang Digital.

Menurutnya, masyarakat cukup mengakses satu aplikasi untuk mendapatkan berbagai layanan administrasi dan kebutuhan publik lainnya.

“Semua aplikasi yang ada di Kota Serang ini sekarang udah satu pintu. Jadi seluruh masyarakat ketika membuka Serang Digital, ini kan program Pak Wali Kota, program unggulannya, mereka sudah menemukan segala macam kebutuhannya,” ujar Triningsih.

Ia menjelaskan, salah satu layanan yang telah terintegrasi adalah pelayanan kesehatan melalui RSUD Kota Serang.

Masyarakat yang mengalami kendala BPJS tidak aktif tetap bisa menggunakan layanan Jamkesda tanpa harus datang langsung ke kantor kelurahan.

“Tadi kan sudah langsung dilaksanakan streaming tuh, ada yang di rumah sakit RSUD. Dia ketika BPJS-nya mati, tapi menggunakan Jamkesda, tidak harus datang ke kelurahan, udah otomatis,” jelasnya.

Tidak hanya layanan kesehatan, administrasi kepolisian seperti SKCK juga mulai terhubung dengan sistem Serang Digital. Ke depan, Pemkot Serang berencana memperluas integrasi layanan hingga ke pengadilan.

“Dan bukan hanya itu, kita juga sudah terintegrasi dengan SKCK. Nanti ke depannya saya juga akan bersurat kepada pengadilan, jadi manakala masyarakat akan bercerai segala macam tidak harus datang ke kantor pengadilan,” katanya.

Menurut Triningsih, kehadiran Serang Digital akan sangat membantu masyarakat, terutama warga di wilayah pelosok yang selama ini harus mengeluarkan biaya transportasi hanya untuk mengurus dokumen administrasi sederhana.

“Kalau KK hilang enggak perlu jauh-jauh dan bisa langsung diprint,” ucapnya.

Saat ditanya mengenai proses pendaftaran aplikasi, Triningsih memastikan masyarakat tidak perlu datang ke dinas atau kantor pelayanan tertentu untuk menggunakan Serang Digital.

“Enggak dong. Kan itu gunanya Serang Digital mempermudah. Digitalisasi udah canggih. Ini jadi Pak Wali Kota ini ingin mempermudah masyarakat menggunakan segala sesuatu, enggak harus sulit sekarang,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan beberapa dokumen seperti Kartu Keluarga (KK) nantinya dapat dicetak mandiri oleh masyarakat. 

Sementara dokumen tertentu seperti KTP tetap memerlukan pencetakan resmi, namun proses administrasinya sudah dilakukan secara digital.

“KK aja buktikan KK kalian hilang, bisa langsung di-print di percetakan sendiri atau fotokopi sendiri,” ujar Triningsih.

Ke depan, Pemerintah Kota Serang bahkan berencana menghadirkan fasilitas mesin layanan mandiri menyerupai ATM untuk mendukung pelayanan administrasi berbasis digital.

“Iya, nanti rencananya Pak Wali Kota akan bikin kayak mesin ATM, jadi mereka bisa kayak cetak ATM ulang, semua SIM, eh KK,” ungkapnya.

Dalam pengembangan Serang Digital, Pemkot Serang juga menggandeng Universitas Primagraha. Kolaborasi tersebut mencakup pengembangan aplikasi, pendampingan sistem, penyediaan server, hingga dukungan pelaksanaan launching.

“Alhamdulillah, kita berkolaborasi dengan UPG. Kita menggandeng UPG dari mulai pengembangan, pendampingan, aplikasinya, server-nya, bahkan fasilitas launching sekarang di hotel ini, berkat dukungan UPG,” katanya.

Melalui Serang Digital, Pemerintah Kota Serang berharap pelayanan publik semakin efektif, efisien, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital.

Copyright © Serang Smart Service 2025 - 2030. All rights reserved.